Notification

×

Iklan

desaiNews

Iklan

desaiNews

Kurikulum Merdeka : Pembukaan PJOK kelas 7 8 9 SMP (BAB I)

Kamis, 19 Februari 2026 | Februari 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-20T02:08:41Z
desaiNews

Pendidikan adalah salah satu pilar penting dalam pembangunan masa depan generasi muda kita. Untuk mencapai tujuan ini, setiap elemen dalam sistem pendidikan harus berperan dalam memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan bagi siswa. Salah satu mata pelajaran yang mendukung perkembangan siswa dalam berbagai aspek adalah Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). 


Kurikulum Merdeka : Pembukaan PJOK kelas 7 8 9 SMP 

wallpaper logo kurikulum merdeka

Jasa Desain Logo Profesional Termurah di Indonesia
Desain Grafis | Edit Video | Penulis Artikel | Programer Web | Digital Kreator


desaiNews.ID | Artikel ini akan mengulas bagaimana kurikulum PJOK kelas 7, 8, dan 9 SMP yang dikenal sebagai "Kurikulum Merdeka" mengangkat semangat merdeka siswa untuk menjadi individu yang sehat, aktif, dan berpikiran terbuka. Berikut ini adalah Kurikulum Merdeka : Pembukaan PJOK kelas 7 8 9 SMP (BAB I)


Download Kurikulum Merdeka Modul Ajar RPP PJOK kelas 7 8 9 SMP >> disini <<


BAB I PENDAHULUAN


## **A. Latar Belakang**


Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun kehidupan bangsa masa kini dan masa mendatang. Pandangan ini dikembangkan berdasarkan keragaman budaya bangsa Indonesia serta diarahkan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan. Mempersiapkan peserta didik untuk kehidupan masa depan selalu menjadi kepedulian kurikulum. Hal ini mengandung makna bahwa kurikulum merupakan rancangan pendidikan untuk mempersiapkan kehidupan generasi muda bangsa.


Dengan demikian, tugas mempersiapkan generasi muda bangsa menjadi tugas utama suatu kurikulum. Untuk mempersiapkan kehidupan masa kini dan masa depan peserta didik, kurikulum perlu dikembangkan agar dapat memberikan pengalaman belajar serta kesempatan seluas-luasnya bagi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diperlukan, baik untuk kehidupan masa kini maupun masa depan. Pada saat yang sama, kurikulum juga harus mengembangkan kemampuan peserta didik sebagai pewaris budaya bangsa dan sebagai individu yang peduli terhadap permasalahan masyarakat dan bangsa.


Selama ini terdapat kecenderungan dalam memaknai mutu pendidikan yang hanya dikaitkan dengan aspek kemampuan kognitif. Pandangan ini mengakibatkan terabaikannya aspek moral, akhlak, budi pekerti, seni, psikomotor, serta kecakapan hidup (life skills). Dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan, terbuka peluang untuk menyempurnakan kurikulum yang komprehensif dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.


Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, bahan pelajaran, serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.


Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) merupakan mata pelajaran dalam struktur kurikulum SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK. Dalam kerangka kurikulum penyederhanaan, mata pelajaran PJOK diintegrasikan dengan pengembangan budaya lokal. Hal ini berarti budaya lokal yang berkaitan dengan konteks gerak dapat dimasukkan ke dalam lingkup materi PJOK.


Dalam penjelasan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 37, disebutkan bahwa bahan kajian pendidikan jasmani dan olahraga dimaksudkan untuk membentuk karakter peserta didik agar sehat jasmani dan rohani serta menumbuhkan rasa sportivitas. PJOK ditekankan untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, keterampilan motorik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai (sikap mental, emosional, sportivitas, spiritual, dan sosial), serta pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara pada keseimbangan pertumbuhan dan perkembangan fisik serta psikis. Selain tujuan utama tersebut, dimungkinkan adanya tujuan pengiring, namun porsinya tidak dominan.


Sejalan dengan penjelasan tersebut, William H. Freeman (2007: 27–28) menyatakan bahwa pendidikan jasmani menggunakan aktivitas jasmani untuk menghasilkan peningkatan secara menyeluruh terhadap kualitas fisik, mental, dan emosional peserta didik.


Berdasarkan landasan yuridis dan akademis tersebut, dapat disimpulkan bahwa PJOK merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan yang bertujuan mengembangkan:


* kebugaran jasmani,

* keterampilan gerak,

* keterampilan berpikir kritis,

* keterampilan sosial,

* kemampuan penalaran,

* stabilitas emosional,

* tindakan moral,

* pola hidup sehat, serta

* kepedulian terhadap lingkungan bersih


melalui aktivitas jasmani, olahraga, dan kesehatan yang terpilih serta direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.


Mengingat tantangan yang dihadapi guru PJOK dalam menjalankan profesinya pada implementasi kurikulum penyederhanaan, perlu dikembangkan alur tujuan pembelajaran mata pelajaran ini.


---


## **B. Tujuan**


Pengembangan panduan ini bertujuan memberikan inspirasi kepada guru dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pembelajaran PJOK untuk:


1. Memahami dan mampu mempraktikkan konsep Pendidikan Jasmani.

2. Memahami dan mampu mengimplementasikan konsep kurikulum penyederhanaan.

3. Memahami dan mampu mengembangkan alur tujuan pembelajaran pada setiap fase dan jenjang pendidikan.

4. Memahami lingkup materi pembelajaran pada setiap jenjang pendidikan.

5. Memahami dan mampu mengelola kegiatan belajar mengajar yang memuat pengembangan Profil Pelajar Pancasila, keterampilan, dan pengetahuan.

6. Mengintegrasikan muatan lokal ke dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan.


---


## **C. Ruang Lingkup**


Buku ini memuat empat bab yang saling berkaitan, yaitu:


* **Bab I** : Pendahuluan

* **Bab II** : Karakteristik Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

* **Bab III** : Profil Pelajar Pancasila, Capaian Pembelajaran, dan Alur Tujuan Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

* **Bab IV** : Pemetaan Learning Progression pada Elemen Capaian Pembelajaran Fase D (Jenjang SMP Kelas VII, VIII, dan IX)


---


D. Sasaran

Sasaran pengembangan modul ajar ini adalah:

1. Guru mata pelajaran PJOK pada satuan pendidikan SMP/MTs.

2. Kepala sekolah.

3. Pengawas sekolah dan mata pelajaran.

4. Dinas Pendidikan/instansi terkait lainnya.



Bersambung ke Bab II

Karakteristik Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan**

desaiNews.ID

desaiNews desaiNews desaiNews
desaiNews desaiNews
desaiNews
desaiNews
×
Berita Terbaru Update